home Portal Islam 5 Tempat Makan di Bandung Lokasi Film DILAN

5 Tempat Makan di Bandung Lokasi Film DILAN

5 Tempat Makan di Bandung Lokasi Film DILAN
Kepopuleran film Dilan membuat banyak orang penasaran dengan lokasi syuting film Dilan. Ternyata, beberapa lokasi syutingnya dilakukan di tempat makan yang bisa dikunjungi lho.

Trilogi film Dilan telah selesai, mulai dari Dilan 1990, Dilan 1991 hingga Milea: Suara dari Dilan. Film tersebut berhasil mengumpulkan banyak penonton. Adegan romantis antara Dilan dan Milea yang out of the box dan unik menjadi alasan banyak orang tertarik.

Tak hanya adegan romantisnya saja yang menarik perhatian, tetapi juga lokasi syuting film Dilan. Banyak orang yang penasaran dan ingin mengunjungi kala berlibur ke Bandung.

Ternyata beberapa lokasi syuting film Dilan ada yang dilakukan di tempat makan yang di kehidupan aslinya dapat dikunjungi untuk bersantap kuliner. Berikut 5 tempat makan di Bandung yang menjadi lokasi syuting film Dilan.

1. Mie Bakso Akung

Bagi yang sudah menonton film Dilan 1990 pasti menyadari ada salah satu scene yang mengambil lokasi di warung makan bernama Mie Bakso Akung. Warung Mie Bakso Akung memang terkenal legendaris di Bandung. Lokasinya berada di kawasan Buah Batu, tepatnya di jalan Jl. Lodaya No. 123.

Namun, di film Dilan 1990 diceritakan bahwa warungnya tidak sebesar seperti sekarang karena dulu mengambil latar di tahun 1990-an. Pada scene tersebut menceritakan Dilan yang mengajak Milea untuk mie ayam bersama di warung tersebut.

Di scene tersebut membuat penonton menjadi baper lantaran Dilan yang tak henti-hantinya merayu Milea dengan rayuannya. Oleh karena itu banyak penonton film Dilan 1990 yang penasaran untuk mengunjungi warung mie bakso tersebut.

Selain terkenal legendaris, mie ayam maupun bakso di warung tersebut juga terkenal enak dan tersedia dalam berbagai varian. Mie Bakso Akung juga menjadi destinasi kuliner yang wajib dikunjungi ketika ke Bandung.

2. Warung Bi Eem

Warung Bi Eem merupakan lokasi syuting film Dilan yang paling populer. Di ceritakan dalam film bahwa Warung Bi Eem adalah warung sederhana yang menjadi tempat nongkrong anak-anak sekolah SMA dan genk motor Dilan.

Selain itu, lokasi syuting film Dilan tersebut juga menjadi sejarah di mana Dilan dan Miela memutuskan secara resmi untuk berpacaran. Banyak kisah romantis dan juga menegangkan di Warung Bi Eem. Namun, tahukah kamu bahwa Warung Bi Eem di kehidupan aslinya adalah sebuah kafe yang dapat dikunjungi.

Warung Bi Eem merupakan sebuah kedai kopi dengan nama asli Coffeelense Coffee Brewery. Lokasinya berada di Jalan Panaitan Nomor 22 Bandung. Kedai kopi tersebut memiliki gaya vintage dengan konsep open bar yang menawarkan banyak menu.

Mulai dari makanan berat, makanan ringan, hingga aneka minuman seperti kopi. Untuk harga yang ditawarkan pada kafe tersebut terbilang terjangkau, hanya berkisar antara Rp. 5.000 hingga Rp. 25.000.

3. Dago Tea House

Dago Tea House juga menjadi lokasi syuting film Dilan 1991. Dalam salah satu scene diceritakan bawah saat itu hubungan antara Dilan dan Milea sedang bermasalah yang disebabkan karena Dilan tidak mau meninggalkan teman-teman genk motornya yang dirasa oleh Milea sangat berbahaya bagi keselamatannya.

Oleh karena itu Ibunda Dilan mengajak Dilan dan Milea untuk membicarakan masalah mereka di Dago Tea House. Saat itulah air mata Milea menjadi tumpah lantaran Dilan yang terkesan acuh. Membicarakan soal Dago Tea House, ternyata tempat itu merupakan tempat yang kini menjadi Taman Budaya Provinsi Jawa Barat.

Namun, sebelum menjadi Taman Budaya, Dago Tea House merupakan tempat untuk menikmati cara minum teh dan kuliner sambil menikmati keindahan alam di Bandung. Mulai dari pagi hingga malam hari, Dago Tea House tak pernah sepi pengunjung.

Saat itu ada banyak menu makanan dan minuman yang ditawarkan di sana. Seperti makanan khas Jawa Barat seperti nasi liwet, nasi timbel, lalapan hingga karedok. Sementara itu juga ada menu makanan nusantara lainnya lengkap dengan menu western.

4. Minimarket Trina

Dalam film Dilan 1991 juga ada yang mengambil lokasi syuting di depan minimarket bernama Trina. Dalam salah adegan tersebut diceritakan bahwa tempat itu menjadi tempat berkumpulnya Dilan dan teman-teman genk motornya sebelum melakukan penyerangan.

Milea yang diberi tahu bahwa Dilan akan menyerang seseorang langsung menghampiri Dilan di depan minimarket Trina. Di saat itulah Milea mengancam Dilan untuk mengakhiri hubungannya jika permintaannya untuk tidak menyerang dituruti.

Sebenarnya minimarket Trina memiliki nama 46 Mart yang lokasinya berada di Jalan Gudang Utara, Bandung. Bangunan tersebut juga merupakan minimarket sungguhan pada aslinya, hanya saja namanya yang diubah.

Di depan minimarket tersebut juga disediakan bangku dan meja untuk pengunjung dapat menikmati makanan dan minuman yang baru ia beli di minimarket tersebut.

5. Pasar Gedebage

Pasar tradisional ternyata menjadi tempat Dilan kala ngapel dengan Milea. Hal tersebut diceritakan dalam film Dilan 1990, di mana Milea mengajak Dilan untuk jalan-jalan menggunakan motornya mengelilingi kota Bandung.

Itu dilakukan agar menghalangi Dilan yang sudah berniat untuk menyerang sebuah sekolah di Bandung. Saat jalan-jalan naik motor, Dilan kemudian mengajak Milea mengunjungi pasar tradisional, yang di dunia aslinya pasar tersebut bernama Pasar Gedebage.

Di sana Dilan dan Milea berbelanja bahan masakan untuk dimasak bersama Ibunda Dilan. Pasar tersebut berada di Jl. Ps. Induk, Mekar Mulya, Bandung. Di sana banyak menawarkan bahan masakan seperti sayur-sayuran, buah, ikan hingga daging seperti pada pasar tradisional kebanyakan.

Menurut Iqbaal, pemeran Dilan syuting di pasar tersebut yang paling mengesankan karena dalam dunia aslinya ia tidak pernah mengajak pacar sungguhannya untuk ngapel di pasar tradisional.
29/02/2020 16:52:23
Sumber Artikel : https://food.detik.com/info-kuliner/d-4919220/5-tempat-makan-di-bandung-yang-jadi-lokasi-syuting-film-dilan/3/#news
750

Artikel Lainnya
Generic placeholder image
Salah Satu Penyebab Sholat Tidak Diterima
Suatu ketika ada seseorang yang masuk masjid kemudian shalat dua rakaat. Seusai shalat, orang ini menghampiri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang saat itu berada di masjid. Namun Nabi menyuruh orang ini untuk mengulangi shalatnya.... Baca Lanjutannya
Generic placeholder image
15 Tanda Kemunculan Imam Mahdi
Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya... Baca Lanjutannya
Generic placeholder image
15 Ramadhan 2020,Akan Terjadi Huru Hara,Benarkah ?
Maka dari itu, perlu dicamkan oleh siapa saja yang telah mengetahui penjelasan ini, bahwasanya tidak boleh baginya menyebarkan hadis batil tersebut. Bahkan wajib baginya merobek, membinasakan, dan memperingatkan (orang lain) akan kebatilannya... Baca Lanjutannya
Generic placeholder image
Rindunya Rasulullah Kepada Umatnya Di Indonesia
Suatu ketika Rasulullah dan para sahabat bersama di sebuah majelis, dan beliau berkata kepada Abu Bakr radhiallahu anha , “Wahai Abu Bakr, aku begitu rindu hendak bertemu dengan saudaraku.”... Baca Lanjutannya
Generic placeholder image
Kisah Imam Ghazali dan Seekor Lalat
Imam Al-Ghazali adalah seorang ulama.. ahli fikir.. ahli falsafah Islam.. cerdasnya minta ampun.. daya ingetnya luar biasa.. pintar dalam berhujjah mangkanya dinamain Hujjatul Islam.. ga sedikit sumbangannya bagi kemajuan islam dan manusia.. karyanya hebat2.. seabrek abrek.. banyak sekali.. karyanya yang paling top adalah: Ihya Ulumuddin..... Baca Lanjutannya
Generic placeholder image
Apa Itu Syafaat?
Setelah semua mahkluk bernyawa di dunia mati dan hancur binasa, Allah menghidupkan mereka kembali. Maka dengan tiba-tiba mereka pun tegak bangun berdiri. Mereka melihat langit, didapati langit berjalan. Mereka melihat bumi, didapatinya telah bertukar wajah, tidak seperti bumi yang dahulu. Semua makhluk berhimpun, bercampur baur menjadi satu di satu kawasan yang disebut padang Mahsyar, luasnya tak terbatas, berjejal jejal, saling berdesakan, dibanjiri keringat, tanpa pakaian, tanpa busana yang menutupi badan. Dari dahsyatnya hari itu mereka berharap kepada Allah agar dimasukan saja ke neraka ketimbang menghadapinya.... Baca Lanjutannya