Home Waralaba Indonesia

10 Waralaba Terlaris 2020

Franchise Indonesia 2020

Apa Itu Franchise?

Franchise adalah hubungan kerja dimana salah satu pihak diberikan hak untuk memanfaatkan dan menggunakan hak dari kekayaan intelektual atau disebut HAKI yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan oleh pihak pihak pemilik HAKI tersebut dalam rangka penyediaan atau penjualan barang dan jasa. Franchise dalam bahasa indonesia disebut juga dengan Waralaba.

Pertanyaan Seputar Franchise/Waralaba

Q1: Apa itu bisnis waralaba?
A: Waralaba merupakan sebuah hubungan kontrak kerja antara pemilik waralaba (franchisor) dan penerimanya (franchisee).
Q2: Seperti apa kontrak kerja antara pemilik waralaba dan penerimanya?
A: Bisnis waralaba biasanya dilakukan dengan pertukaran uang dengan perjanjian untuk menjalankan bisnis terkait dalam jangka waktu tertentu.
Q3: Apa sih keuntungan bisnis waralaba dibanding bisnis pribadi?
A: Sesuai tujuan waralaba yaitu mengekspansi brand-nya dengan cara memperbolehkan orang lain mendistribusikan produknya, diharapkan pemilik waralaba (franchisor) memperoleh keuntungan berupa ekspansi brand dan penerimanya (franchisee) bisa memulai bisnis dengan sebuah sistem yang sudah terbukti pernah berjalan dengan baik.

4 Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Waralaba

PRODUK

Anda harus memperhatikan produk apa yang dijual oleh franchise tersebut, berdasarkan data analisa, produk franchise yang paling laris adalah Franchise Makanan,Minuman dan Fashion. Jadi jangan sampai anda salah dalam memilih produk yang ditawarkan oleh franchiser tersebut.

BIAYA INVESTASI

Setiap franchiser umumnya memberikan perhitungan pengembalian modal atau yang disebut dengan ROI, Return On Investment, jangan mudah tergiur dengan angka angka ROI yang menjanjikan. COba untuk menganalisa secara realitis apakah perhitungan ROI tersebu masuk akal atau tidak.

DUKUNGAN PROMOSI

Pilihlah franchise yang memberikan dukungan promosi, karena hal ini adalah komponen penting dalam maju atau tidaknya sebuah bisnis franchise. Hindari franchise yang tidak memberikan dukungan promosi karena ini akan memberatkan anda dari sisi efektifitas dan tentunya juga biaya, karena biaya promosi yang dikeluarkan tidaklah sedikit, dan berpotensi justru menyebabkan anda mengalami kerugian.

APLIKASI & DIGITALISASI

Yang terakhir ini adalah yang paling penting, sebuah bisnis franchise yang telah dilengkapi dengan aplikasi dan telah melakukan digitalisasi pada produknya, akan jauh lebih maju dari bisnis franchise dengan sistem traditional. Dengan penerapan teknologi ini jelas akan mampu membuat bisnis franchise anda meroket dan tentunya mendatangkan keuntungan yang berlipat ganda.

Rekomendasi 10 Franchise Makanan dan Minuman

MAKANAN-MINUMAN
ROKUROPA
Tahun Berdiri : 2017
Jumlah Gerai : 31
Modal Minimal : Rp15.700.000
Info Selengkapnya
sudah dilihat 4.008 kali
FASHION
ABELIVA FASHION
Tahun Berdiri : 2019
Jumlah Gerai : 4
Modal Minimal : Rp33.000.000
Info Selengkapnya
sudah dilihat 3.278 kali
MAKANAN-MINUMAN
dokar (donat-bakar)
Tahun Berdiri : 2008
Jumlah Gerai : 36
Modal Minimal : Rp7.500.000
Info Selengkapnya
sudah dilihat 1.774 kali
MAKANAN-MINUMAN
Banana Nuget Juara
Tahun Berdiri : 2016
Jumlah Gerai : 11
Modal Minimal : Rp7.500.000
Info Selengkapnya
sudah dilihat 1.532 kali
MAKANAN-MINUMAN
orchi fried chicken
Tahun Berdiri : 2007
Jumlah Gerai : 500
Modal Minimal : Rp13.750.000
Info Selengkapnya
sudah dilihat 1.417 kali
MAKANAN-MINUMAN
nyoklat super
Tahun Berdiri : 20015
Jumlah Gerai : 154
Modal Minimal : Rp9.800.000
Info Selengkapnya
sudah dilihat 1.416 kali
FASHION
casmari
Tahun Berdiri : 2019
Jumlah Gerai : 4
Modal Minimal : Rp100.000
Info Selengkapnya
sudah dilihat 1.099 kali
MAKANAN-MINUMAN
Faveto Chocolato
Tahun Berdiri : 20015
Jumlah Gerai : 96
Modal Minimal : Rp6.000.000
Info Selengkapnya
sudah dilihat 1.083 kali
FASHION
M&J
Tahun Berdiri : 2012
Jumlah Gerai : 1
Modal Minimal : Rp50.000
Info Selengkapnya
sudah dilihat 733 kali

Peraturan Umum Waralaba di Indonesia

masyarakat sudah cukup mengetahui apa itu Franchise. akan tetapi, banyak masyarakat yang ingin memulai menjadi franchisor justru terjebak dalam kerugian karena tidak paham peraturan yang telah diberlakukan di Indonesia. Pada peraturan yang berlaku di Indonesia, sebuah unit Franchise harus menggunakan 80% kandungan bahan lokal, mulai dari bahan baku sampai dengan produk siap jual, inilah prinsip utama yang harus diketahui.
Selanjutnya pemerintah juga menetapkan bahwa sebuah franchise harus menerbitkan Laporan per tahun yang mencakup perkembangan bisnis dan juga laporan keuangannya,dari hasil penilian ini maka akan diterbitkan Tanda Daftar Franchise yang resmi dikeluarkan pemerintah.
Jadi dengan memahami ketentuan ini anda akan terhindar dari kerugian dan kesulitan dalam menjalankan bisnis waralaba atau franchise ini. Daftarkan Bisnis Franchise Anda